12 February 2019

Valid : Begini Cara Mendaftar Bidikmisi 2019 Secara Online & Offline

pendaftaran bidikmisi 2019

Kami tahu banyak dari kamu yang ingin mendaftar Bidikmisi ( biasakan tidak menyebut beasiswa ya ) masih bingung caranya

Memang bisa mendaftar secara offline ? Atau hanya online saja ?

Berikut kami rangkum mekanismenya ya. Insya Allah ini adalah informasi yang VALID untuk kamu yang mencari info ata cara pendaftaran Bidikmisi melalui SNMPTN, SBMPTN, PMDK Politeknik atau Seleksi Mandiri perguruan tinggi

1. Pendaftaran Bidikmisi Online (Daring)

Tahapan Pendaftaran Bidikmisi

  • Sekolah mendaftarkan diri sebagai institusi pemberi rekomendasi ke laman Bidikmisi dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran II bagian persetujuan dan tanda tangan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah
  • Ditjen Belmawa memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  • Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui laman Bidikmisi menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi.
  • Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing-masing siswa yang sudah direkomendasikan.
  • Baru kemudian kamu mendaftar melalui laman Bidikmisi dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta didalam sistem pendaftaran.

Mendaftar Seleksi Nasional atau Mandiri
  • Jika kamu telah menyelesaikan pendaftaran Bidikmisi, selanjutnya mendaftar seleksi nasional atau mandiri dengan mengikuti ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat berikut ini:

Berkas Pendaftaran Ulang

Kamu yang mendaftar dan ditentukan lolos melalui seleksi masuk, melengkapi berkas dan dibawa pada saat pendaftaran ulang, yaitu:
  • Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari laman Bidikmisi;
  • Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
  • Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) (rapor dari kelas X sampai kelas XII) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain dikegiatan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada);
  • Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Siswa Miskin (BSM), atau sejenis (jika ada).

Bagi yang belum memenuhi syarat point 7 di atas, maka harus membawa
  • Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu. Yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat.
  • Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  • Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang Tua/Wali-nya.


2. Pendaftaran Bidikmisi Langsung (Offline)

Ketentuan Pendaftaran Bidikmisi Offline

Sekolah dan/atau calon peserta yang tidak dapat melakukan tahapan pendaftaran Bidikmisi secara on-line untuk Seleksi Mandiri karena keterbatasan akses internet, maka:

a). Calon mengisi formulir yang terdapat di dalam lampiran Buku Pedoman Bidikmisi. Selanjutnya formulir yang telah diisi beserta berkas persyaratan lainnya disampaikan ke Kepala Sekolah.

b). Kepala Sekolah mengirimkan formulir rekomendasi (Lampiran 2), formulir pendaftaran (Lampiran 3) beserta kelengkapan berkas lainnya secara kolektif kepada masing-masing Rektor/Direktur/Ketua PTN. Yang menyelenggarakan seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri sesuai pilihan calon.

Berkas yang harus dikirim meliputi:
  • Formulir pendaftaran Bidikmisi yang sudah terisi;
  • Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
  • Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) (rapor dari kelas X sampai kelas XII) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
  • Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada);
  • Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Siswa Miskin (BSM), atau sejenis (jika ada);

Bagi yang belum memenuhi syarat point 7 di atas, maka harus membawa
  • Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau
  • Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa / Kepala Dusun / Instansi tempat orang tua bekerja / tokoh masyarakat;
  • Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
  • Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang Tua/Wali-nya.

Tentunya, sekolah harus memastikan bahwa PTN atau PTS yang dipilih calon peserta membuka kesempatan pola seleksi Bidikmisi secara offline. Untuk lebih jelasnya, maka pihak sekolah dapat menghubungi pihak kampus melalui email atau datang secara langsung ke kampus bila memungkinkan.

Semoga bermanfaat yaa

Bagikan

Jangan lewatkan

Valid : Begini Cara Mendaftar Bidikmisi 2019 Secara Online & Offline
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.